Bibit Jahe Gajah Bibit Jahe yang Bagus

Bibit Jahe Gajah Bibit Jahe yang Bagus

Bibit Jahe Gajah – Jahe adalah tanaman rempah yang sangat terkenal di Indonesia. Zingiber Officinale adalah nama ilmiah tanaman ini. Jahe mempunyai ciri khas rasa pedas yang asalnya dari kandungan senyawa keton dengan nama zingeron.

Tanaman jahe masih masuk ke dalam suku temu-temuan atau suku Zingiberaceae. Cara budidaya jahe sendiri terbilang cukup mudah. Demikian juga dengan metode menanam jahe dengan sistem hidroponik.

Dikarenakan mempunyai ciri khas rasa pedas, jahe banyak dimanfaatkan untuk produk minuman hangat yang dapat menghangatkan tubuh jika dikonsumsi, khususnya di malam hari ataupun di daerah pegunungan.

Namun, di Tiongkok dan Jepang jahe banyak diolah dan dikonsumsi sebagai asinan jahe. Tidak hanya itu, jahe juga dapat dioleh menjadi produk lain seperti kue jahe kering atau permen jahe.

Lalu apa saja jenis-jenis jahe? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah afuza.co.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Jenis-Jenis Jahe
Cara Memilih Bibit Jahe Gajah yang Bagus
1. Mengambil Bibit Jahe Langsung dari Tanamannya
2. Memilih Bibit Jahe dari Tanaman yang Sudah Cukup Tua
3. Memilih Bibit yang Tidak Luka atau Lecet
4. Memilih Bibit Rimpang yang Berukuran Cukup Besar
Jenis-Jenis Jahe
Tanaman jahe sendiri terdiri menjadi beberapa macam, diantaranya yaitu jahe gajah, jahe merah dan jahe emprit. Dari ketiga macam jahe tersebut, jahe gajah merupakan tanaman jahe dengan rimpang yang berukuran paling besar serta lebih gendut dan mempunyai kualitas yang unggul.

Dari segi rasa, daripada dengan jenis jahe lainnya, jahe gajah mempunyai aroma yang kurang tajam serta rasa yang kurang pedas. Biasanya, rimpangnya berwarna kuning atau kuning muda. Untuk ulasan kali ini kita akan mengulas mengenai cara memilih bibit jahe gajah.

Menentukan bibit jahe gajah perlu dilakukan dengan baik supaya memperoleh bibit yang bagus. Hal tersebut tentunya akan membantu tanaman jahe gajah Anda supaya dapat tumbuh dengan baik dan sehat.

Berikut ini adalah ulasan lebih lengkap mengenai cara memilih bibit jahe gajah yang bagus:

Cara Memilih Bibit Jahe Gajah yang Bagus

1. Mengambil Bibit  Langsung dari Tanamannya
Bibit jahe gajah yang unggul dan bagus dapat diperoleh langsung dari tanaman jahe gajah. Bagian tanamannya yang dimanfaatkan sebagai bibit jahe yakni bagian rimpang dan umbinya.

Jangan lupa pula untuk memilih dari tanaman yang juga sehat dan unggul. Kualitas tanaman jahe gajah dapat diperhatikan dari kesehatan daun serta batangnya yang segar dan bebas dari hama dan segala penyakit tanaman.

2. Memilih Bibit Jahe dari Tanaman yang Sudah Cukup Tua
Sebaiknya, bibit jahe gajah diambil dari tanaman jahe gajah yang telah cukup tua. Pilihlah tanaman yang telah berumur 10 bulan atau pun lebih. Hal ini akan bertujuan untuk mempercepat tumbuhnya tunas tanaman jahe gajah.

3. Memilih Bibit yang Tidak Luka atau Lecet
Jika Anda sudah menemukan tanaman jahe gajah yang sehat dan cukup tua, selanjutnya ambil bagian rimpang atau umbinya yang tidak lecet ataupun luka. Jangan juga mengambil bagian rimpang yang sudah busuk atau tidak sehat.

Hal ini penting supaya tanaman jahe gajah yang Anda tanam nanti dapat tumbuh dengan sehat dan segar juga.

4. Memilih Bibit Rimpang yang Berukuran Cukup Besar
Bibit rimpang jahe yang besar dapat menghasilkan kualitas panen jahe yang juga sehat dan besar-besar serta akan lebih cepat untuk tumbuh. Oleh karena itu, pilihlah bibit rimpang jahe yang ukurannya cukup besar untuk ditanam

Itulah ulasan mengenai cara memilih bibit jahe gajah yang bagus. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan selamat mencoba membudidayakan jahe gajah sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *