Cara Menggunakan BPJS Kesehatan

0
77
Cara Menggunakan BPJS Kesehatan
Advertisement

Cara menggunakan bpjs kesehatan- Seluruh penduduk Indonesia harus terdaftar sebagai bagian BPJS Kesehatan. Program pemerintah ini memudahkan penduduk untuk terhubung layanan kesehatan. Meski demikian, nyatanya tidak seluruh orang mengerti betul berkenaan cara memakai BPJS yang benar. Namun Anda tak harus khawatir, karena seluruh Info tersebut sudah kita rangkum melalui ulasan tersebut ini.

Cara Menggunakan BPJS Kesehatan

Advertisement

Apa saja layanan yang bisa didapatkan dari BPJS Kesehatan?

Setelah Anda terdaftar jadi bagian BPJS, Anda berhak memperoleh penyembuhan di layanan kebugaran yang bekerja serupa bersama dengan BPJS. Ada lima tipe service kebugaran yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

Pelayanan kebugaran pertama, yaitu Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) dan Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP)
Pelayanan kebugaran rujukan tingkat lanjutan, yaitu Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) dan Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL)
Fasilitas persalinan untuk ibu melahirkan
Pelayanan kronis darurat bersama dengan memakai layanan IGD
Pelayanan ambulans bagi pasien rujukan
Bagaimana cara memakai BPJS Kesehatan yang benar?

Untuk memperoleh hak-hak sebagai peserta BPJS Kesehatan, Anda tentu terhitung harus mematuhi kewajiban untuk membayar iuran tiap tiap bulan.

Selain membayar iuran BPJS pas waktu, kewajiban lainnya yang harus Anda lakukan adalah mematuhi prosedur atau tata cara memakai BPJS Kesehatan, seperti dilansir dari web BPJS Kesehatan. Jika hak dan kewajiban ini dilakukan bersama dengan seimbang, maka sistem penyembuhan Anda dijamin akan terjadi lancar tanpa hambatan.

Sebetulnya, cara memakai BPJS Kesehatan umumnya serupa untuk tiap tiap tipe service kesehatan. Hanya saja, perihal ini bergantung dari keperluan penyembuhan Anda, apakah hanya idamkan berobat biasa (rawat jalan), mengajukan rawat inap, persalinan, dan sebagainya.

Baca juga : https://afuza.co.id/cara-menggunakan-ping-tools/

Cara menggunakan bpjs kesehatan

Secara umum, cara memakai BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut:

1. Mendatangi Puskesmas setempat

Ketika Anda sakit dan idamkan berobat memakai kartu BPJS, cara pertama yang harus Anda lakukan adalah berobat ke FASKES 1 (Fasilitas Kesehatan Tingkat 1).

FASKES 1 itu sendiri bisa berupa Puskesmas, klinik, dokter umum, atau rumah sakit tipe D. Biasanya, FASKES 1 Anda sudah tercantum pada kartu BPJS milik Anda pribadi.

Tidak hanya untuk berobat biasa, ibu hamil terhitung bisa memakai BPJS Kesehatan untuk bersalin. Proses persalinan tersebut bisa dilakukan di FASKES 1 maupun tingkat lanjutan, bergantung keadaan kebugaran ibu hamil itu sendiri.

2. Kalau harus ke rumah sakit, minta surat rujukan

Jika keadaan kebugaran Anda tetap bisa ditangani dan diobati di FASKES 1, maka Anda tidak harus lagi pergi ke rumah sakit. Namun, sekiranya keadaan Anda butuh penanganan lebih lanjut, Anda akan langsung dirujuk ke rumah sakit yang bekerja serupa bersama dengan BPJS.

Sebelum pergi ke rumah sakit, pastikan Anda sudah mengantongi surat rujuk dari dokter. Sebab kecuali tidak, Anda akan dianggap menekuni penyembuhan bersama dengan ongkos sendiri alias tanpa memakai BPJS. Alhasil, sistem penyembuhan jadi terhambat dan tidak cocok bersama dengan harapan.

3. Pasien kronis darurat tidak harus surat rujuk

Bila mengalami keadaan darurat, Anda bisa langsung pergi ke rumah sakit tanpa butuh surat rujukan. Maksud darurat itu sendiri adalah keadaan genting yang bisa membuat keparahan, kecacatan, atau bahkan kematian.

Jika rumah sakit terdekat tidak menjamin BPJS, Anda tak harus repot-repot melacak rumah sakit yang bekerja serupa bersama dengan BPJS. Pasalnya, Anda tetap berhak memperoleh service kebugaran di rumah sakit mana pun yang paling dekat bersama dengan rumah Anda.

Hal ini mempunyai tujuan untuk menyelamatkan nyawa pasien secepat mungkin. Begitu keadaan kebugaran pasien sudah lebih stabil, maka pasien baru boleh dipindahkan ke rumah sakit yang bekerja serupa bersama dengan BPJS.

Meski demikian, tersedia sebagian beberapa syarat kronis darurat spesifik yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Misalnya seperti sesak napas, luka bakar, penyakit jantung, cedera berat, dan sebagainya.

4. Minta pertolongan ambulans kecuali diperlukan

Pelayanan ambulans merupakan keliru satu layanan kebugaran yang bisa Anda dapatkan kecuali terdaftar bersama dengan BPJS. Pelayanan ini hanya diberikan spesifik untuk pasien yang memperoleh rujukan untuk bergeser dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lainnya, tentunya bersama dengan alasan medis.

Contohnya, pasien kanker yang menekuni terapi paliatif di rumah sakit A harus dirujuk ke rumah sakit lain untuk dirawat inap. Nah, pasien ini boleh memakai ambulans untuk membantunya sampai ke rumah sakit. Hal ini mempunyai tujuan untuk melindungi keadaan pasien tetap stabil sehingga nyawa pasien bisa diselamatkan.

Baca juga : https://afuza.co.id/cara-menggunakan-kuota-omg/