Cara Menggunakan Google Analytic

0
51
Advertisement

Cara Menggunakan Google Analytic- Google Analytics merupakan salah satu tool yang dimiliki oleh pemilik website. Fitur pelacakan pengunjung dari Google Analytics dapat memudahkan kamu untuk memantau trafik website.

Memang, fitur dasar yang paling banyak digunakan dari Google Analytics adalah traffic monitoring, namun tersedia bermacam fitur lainnya yang sanggup membantu kamu jadi meningkatkan potensi bisnis dari website kamu.

Advertisement

Fitur layaknya knowledge demografi pengunjung, landing pages, sumber traffic, konten populer, dan lainnya sanggup membantu kamu untuk mengambil alih ketetapan yang tepat untuk memperbaiki website kamu. Kamu sanggup lihat konten mana yang harus ditingkatkan kualitasnya, plugin apa yang diperlukan, dan sebagainya.

Bagi para pemula, Google Analytics seringkali terkesan terlampau tekhnis dan menakutkan untuk dicoba. Maka dari itu, kami sebabkan panduan ini untuk menunjukkan bagaimana cara gunakan Google Analytics secara lengkap.

Di artikel ini, kamu bakal belajar tentang arti tekhnis dan fitur-fitur utama dari Google Analytics dan juga bagaimana cara menggunakannya untuk meningkatkan kualitas website kamu.

Pengertian Istilah-istilah di Google Analytics

Sebelum kami membahas tentang cara pemakaian Google Analytics, kamu harus mengetahui tentang lebih dari satu arti tekhnis yang bakal sering kamu temukan selama gunakan alat buatan Google ini.

Berikut adalah lebih dari satu arti tekhnis di Google Analytics dan penjelasan lengkapnya :

  • Properties : Properti adalah sebutan untuk website, aplikasi, atau perangkat yang dilacak oleh Google Analytics.
  • Views : Kelompok knowledge yang mendambakan dilihat. Fitur ini biasa digunakan untuk memisahkan traffic organik, traffic berbayar, traffic subdomain, dan sebagainya.
  • Session : Jumlah hubungan antara website dengan pengunjung.
  • Bounce Rate : Jumlah pengunjung yang meninggalkan website setelah lihat satu halaman saja.

Cara Menggunakan Google Analytic

Dengan mengetahui arti di atas, maka kamu bakal sanggup menjelajahi menu-menu di Google Analytics bersama ilmu lebih. Di bawah ini, tersedia 5 cara untuk gunakan Google Analytics untuk mencari performa website kamu.

1. Memantau Data Pengunjung Real Time

Cara Menggunakan Google Analytic

Cara menggunakan Google Analytic. Menu Real Time pada Google Analytics menunjukkan jumlah pengunjung dan halaman mana saja yang sedang dikunjungi pada pas itu.

Fitur ini sanggup membantu kamu untuk menentukan jam-jam di mana website kamu lebih ramai dikunjungi. Dengan miliki knowledge tentang aktivitas pengunjung, kamu sanggup mengoptimalkan jadwal publikasi konten dan pengadaan promo terbatas pada waktu-waktu tersebut.

Overview

Pada menu Realtime > Overview, kamu sanggup lihat metrik-metrik layaknya di bawah ini:

  • Jumlah pengunjung pas itu
  • Perangkat pengunjung (desktop atau mobile)
  • Jumlah penampilan halaman per menit
  • Situs referral paling populer
  • Referral media sosial paling populer
  • Keyword teratas
  • Halaman aktif teratas
  • Lokasi pengunjung teratas

Data di atas bakal membantu kamu memonitor traffic website kamu secara sekilas dan akurat. Untuk knowledge lebih lengkapnya, kamu sanggup berkunjung ke sub-menu spesifik layaknya di bawah ini:

Locations

Sub-menu ini menunjukkan knowledge real-time tentang lokasi pengunjung website. Menu utama bakal menayangkan knowledge geografis berwujud negara. Kamu termasuk sanggup lihat knowledge geografis berwujud kota bersama meng-klik nama negara.

Traffic Sources

Sub-menu ini menunjukkan sumber traffic website yang dibagi jadi lebih dari satu kategori seperti: organik, iklan (CPC), sosial, referral, dan banner. Seperti pada menu lainnya, kamu sanggup lihat informasi yang lebih spesifik bersama meng-klik masing-masing sumber traffic.

Content

Pada sub-menu ini, kamu sanggup lihat konten mana saja yang sedang dikunjungi pas ini beserta jumlah pengunjungnya. Kamu termasuk sanggup lihat sumber traffic dari masing-masing konten bersama meng-klik URL konten tersebut.

2. Mengenal Pengunjung Website bersama Menu Audience

Cara menggunakan Google Analytic. Kamu dapat menelusuri knowledge lebih lanjut tentang siapa saja yang mengunjungi website, dari mana asal mereka, dan apa saja ketertarikan mereka pada menu Audience.

Ada 14 sub-menu pada anggota Audience yang mencakup informasi layaknya lokasi pengunjung, ketertarikan, perangkat yang digunakan, dan banyak lagi. Di pada 14 sub-menu tersebut, tersedia lebih dari satu item yang harus kamu pahami untuk mengenal pengunjung bersama lebih baik.

Cara Menggunakan Google Analytic

Active Users

Data ini menunjukkan jumlah pengunjung satu hari terakhir, satu minggu terakhir, dua minggu terakhir, dan empat minggu terakhir.

Laporan ini sanggup memberi tambahan ilmu yang bernilai tentang kekurangan website kamu. Jika kamu miliki jumlah pengunjung aktif satu hari lebih banyak dibanding grup lain, sanggup diartikan bahwa website kamu kekurangan kemampuan retensi pengunjung.

Lifetime Value

Laporan Lifetime Value memberi tambahan estimasi nilai pengunjung website kamu bagi perusahaan. Google Analytics sedia kan estimasi nilai pengunjung dari lebih dari satu kategori, seperti email marketing, campaign, pencarian organik, dan iklan.

Fitur ini terlampau sesuai digunakan untuk website yang miliki fitur transaksi on-site layaknya toko dan bisnis online.

Cohort Analysis

Laporan ini memberi tambahan knowledge pengakuisisian pengunjung berdasarkan karakteristik tertentu. Sejauh ini, karakteristik yang digunakan adalah “Acquisition Date” atau tanggal akuisisi yang menunjukkan hari di mana pengunjung memasuki website kamu untuk pertama kalinya.

Demographics

Sub-menu ini miliki informasi tentang usia dan tipe kelami pengunjung website. Data ini sanggup kamu gunakan untuk memilah dan menargetkan konten sesuai bersama batasan usia dan tipe kelamin.

Interests

Informasi tentang ketertarikan pengunjung website yang dibagi jadi bermacam kategori. Salah satu fungsi utama knowledge ini adalah mengetahui seberapa besar kesesuaian pada minat pengunjung dan obyek audiens website kamu.

Geo

Informasi tentang lokasi pengunjung dan bhs yang digunakan pada pengaturan pencarian Google mereka.

Technology
Data tentang tipe teknologi yang digunakan oleh pengunjung, layaknya Browser, OS, dan jaringan.

Behavior

Data tentang perbandingan pengunjung baru dan pengunjung lama, frekuensi dan pas kunjungan, serta engagement pengunjung selama berada di website.

Cross Device

Sub-menu ini memberi tambahan informasi tentang apa saja perangkat yang digunakan oleh satu pengunjung untuk mengunjungi website.

Jika kamu belum butuh informasi yang terperinci, kamu sanggup berkunjung ke sub-menu Overview untuk lihat gambaran sekilas tentang pengunjung website kamu

3. Menelusuri Bagaimana Pengunjung Menemukan Websitemu

Pada menu Acquisition, kamu sanggup lihat dari mana saja pengunjung menemukan website kamu. Fitur ini terlampau berfungsi untuk mencari keberhasilan campaign atau bisnis optimasi website yang sedang berjalan.

Menu Acquisition ini sanggup menunjukkan lebih dari satu sumber traffic sebagai berikut:

Overview

Sub-menu overview bakal menampilkan ringkasan sumber-sumber traffic website kamu, merasa dari pencarian organik hingga link email.

All Traffic

Pada sub-menu All Traffic, kamu sanggup lihat pembagian traffic website berdasarkan channel, treemaps, source, dan referral.

Google Ads

Sub-menu ini berfungsi untuk menghimpun knowledge dan mencari pengunjung yang berasal dari iklan Google yang mengarah ke website kamu.

Search Console

Sub-menu ini menunjukkan knowledge yang sama bersama knowledge dari Google Search Console. Data yang ditunjukkan adalah knowledge yang diperoleh dari pengunjung organik yang berasal dari halaman pencarian Google.

Social

Data pada sub-menu ini menunjukkan traffic yang berasal dari web media sosial yang sudah dikenal layaknya Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan sebagainya.

Campaigns

Melacak pengunjung yang mengakses URL khusus campaign yang sedang berjalan

Tentunya, kamu termasuk sanggup memonitor pendapatan traffic secara ringkas pada Acquisition > Overview jika kamu tidak miliki jalur campaign khusus untuk mempromosikan website.

Dengan informasi yang tersedia pada menu ini, kamu sanggup menemukan jalur mana yang sanggup memberi tambahan Return on Investment (ROI) terbesar di dalam meningkatkan traffic website.

Baca juga : Cara Mengubah Resolusi Layar Komputer Windows 7

4. Memahami Perilaku Pengunjung Website

Cara Menggunakan Google Analytic

Pada menu Behavior, kamu sanggup lihat bagaimana pengunjung berinteraksi bersama halaman dan konten di website kamu.

Dengan fitur ini, kamu sanggup mencari halaman mana saja yang yang sering dikunjungi dan menjadi landing page, mencari perjalanan pengunjung selama berada di website, dan knowledge kecepatan website.

Behavior Flow

Salah satu sub-menu paling menarik di bawah Behavior adalah Behavior Flow. Behavior Flow Report menunjukkan kronologis perjalanan pengunjung di website kamu bersama elemen visual, agar lebih enteng untuk dipahami.

Kamu sanggup gunakan laporan ini untuk menentukan seberapa besar keterlibatan (engagement) pengunjung bersama konten yang tersedia di website kamu dan juga untuk mengidentifikasi persoalan pada konten (jika engagement rendah).

Behavior Flow Report termasuk sanggup digunakan untuk menyelesaikan lebih dari satu persoalan seperti :

  • Apakah tersedia satu halaman yang memancing pengunjung untuk mengakses halaman lain?
  • Adakah halaman yang lebih terkenal dibanding bersama lainnya? Dan apakah halaman itu memang seharusnya lebih populer?
  • Apakah halaman prioritas (product page) sudah menerima aliran pengunjung yang cukup?

Semakin banyak perihal yang kamu ketahui tentang pengunjung website, kamu sanggup mengambil alih ketetapan cermat yang sanggup meningkatkan kesetiaan dan keterlibatan mereka.

Site Content

Sub-menu ini memberi tambahan laporan tentang seluruh blog post, landing page, dan halaman yang tersedia di website kamu. Terdapat lebih dari satu menu ulang yang tersedia di bawah Site Content, berikut penjelasan singkatnya:

  • All Pages : Laporan tentang seluruh halaman di website, di awali bersama halaman dengan traffic tertinggi.
  • Content Drilldown : Yaitu merincikan struktur website berdasarkan subdomain seperti shop.abc.com, lalu subfolder seperti abc.com/blog.
  • Landing Pages : Laporan ini memberi tambahan daftar halaman pertama yang dikunjungi oleh pengunjung website.
  • Exit Pages : Laporan ini menunjukkan halaman mana saja yang jadi area terakhir pengunjung berada sebelum saat meninggalkan website.
    Site Speed

Laporan ini menunjukkan knowledge kecepatan website kamu, baik dari segi server atau dari segi user/pengunjung.

Kecepatan website adalah salah satu metrik mutlak yang dinilai oleh mesin pencari. Maka dari itu, kamu harus menentukan penyedia layanan web hosting yang cepat, aman, dan sanggup diandalkan dari Dewaweb.

Site Search

Fitur ini digunakan untuk mencari pencarian yang dilakukan pengunjung selama berada dalam website kamu. Tentunya jika website kamu tidak miliki fitur pencarian, tidak bakal tersedia knowledge yang keluar di sini.

Events

Hal yang dimaksud dengan ‘events’ pada Google Analytics adalah aktivitas pengunjung, layaknya mengklik sebuah tombol, saksikan video, mengunduh file, dan sebagainya. Jika kamu sesuaikan pelacakan untuk hal-hal tersebut, datanya bakal keluar pada laporan ini.

Publisher

Jika kamu memonetisasi website kamu bersama gunakan Google AdSense atau Ad Exchange, maka kamu sanggup mengintegrasikan fitur dari Ad Manager ke Google Analytics. Semua knowledge perihal iklan yang ditayangkan di website kamu bakal keluar di sini.

5. Melacak Hasil Marketing bersama Conversion Tracking

Jika kamu sesuaikan Goals pada Google Analytics di website kamu, maka kamu termasuk sanggup mencari kadar keberhasilannya. Menu ini sanggup dibuka di bawah menu Conversion.

Kamu sanggup sesuaikan Goals pada menu Admin > Goals> New Goal. Ada empat tipe konversi yang sanggup dilacak gunakan Google Analytics :

  • Destination : Goal ini bakal tercapai jikalau pengunjung sampai di satu halaman tertentu, layaknya halaman product atau halaman invoice.
  • Event : Goal ini bakal tercapai jikalau sebuah kejadian/event diaktifkan, event yang sanggup dilacak sanggup berupa share, saksikan video, mengakses link, dan sebagainya.
  • Duration : Goal ini bakal tercapai jikalau pengunjung berada di website kamu selama kurun pas tertentu.
  • Pages/screens per session : Goal ini bakal tercapai jikalau pengunjung sudah lihat halaman sejumlah yang sudah ditentukan tiap-tiap sesi kunjungan mereka.

Google Analytics termasuk mengaitkan knowledge lainnya untuk mencari konversi yang terjadi pada website, agar kamu sanggup meraih informasi yang lebih spesifik.

Sebagai contoh, kamu sanggup mencari jumlah pembelian yang dilakukan oleh pengunjung asal Jakarta pada laporan Audience > Geo > Location. Kamu termasuk sanggup lihat jumlah konversi yang dibikin oleh pengunjung yang berasal dari media sosial pada menu Acquisition > All Traffics > Source / Media.

Pada umumnya, menu ini digunakan untuk mencari kesuksesan usaha-usaha pemasaran yang sudah dilakukan. Maka dari itu, laporan yang paling lazim digunakan adalah laporan Goals. Di bawah laporan Goals, terdapat lebih dari satu sub-menu layaknya berikut :

Overview

Sub-menu ini memuat laporan secara ringkas dan menyeluruh tentang konversi yang terjadi di website kamu. Laporan ini terlampau berfungsi untuk memperbandingkan performa website secara keseluruhan dari satu periode bersama periode lain.

Goal URLs

Pada laporan ini, kamu sanggup lihat knowledge tentang performa URL yang sudah kamu atur jadi obyek akhir.

Funnel Visualization

Untuk goals yang berwujud berurutan atau sekuensial, laporan ini sanggup membantu kamu di dalam mencari bagaimana pola pengunjung di dalam mencukupi masing-masing tahapan konversi di website kamu.

Reverse Goal Path

Laporan ini sanggup membantu kamu mencari tiga halaman terakhir yang dicermati pengunjung sebelum saat terkonversi. Laporan ini terlampau berfungsi untuk website dengan goal yang tidak sekuensial sebab sanggup menyimpulkan halaman mana saja yang lebih efektif di dalam mengonversi pengunjung.

Goal Flow

Laporan ini terlampau sama bersama Funnel Visualization, bedanya pada laporan ini kamu sanggup lihat seluruh sumber konversi pengunjung secara visual.

Cara Menggunakan Google Analytic

Demikian informasi mengenai cara menggunakan Google Analytic. Semoga bermanfaat, Terima kasih.

Baca juga : Cara Menggunakan HDMI Dongle Anycast ke TV