Cara Menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera

0
63
Cara Menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera
Advertisement

Cara menggunakan kartu keluarga sejahtera- Corona tak cuma berakibat terhadap kebugaran tapi termasuk ekonomi. Pemerintah menggulirkan paket jaring pengaman sosial sehingga masyarakat bawah terlindungi.

Cara Menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera

Advertisement

Nama program ini enteng disebut dan diingat karena namanya dekat dengan urusan perut. Kartu sembako! Sebelumnya program ini bernama Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Bantuan ini dimaksudkan untuk memperkuat perlindungan kepada masyarakat sehingga mempunyai akses terhadap pangan yang bergizi.

Awal diluncurkan pada awal Februari 2017, pemerintah mengucurkan bantuan sebesar Rp1,32 juta per tahun atau Rp110.000 per-bulan per-keluarga untuk 15,6 juta keluarga. Setelah dua tahun berjalan, pada tahun 2019 pemerintah meningkatkan nilai bantuan sebesar Rp1,8 juta per-tahun per-keluarga atau Rp150.000 per-bulan per-keluarga.

Kartu Sembako di Kala Corona Melanda

Kini, karena virus corona telah mewabah, pemerintah meningkatkan lagi nilai bantuan Kartu Sembako menjadi Rp2,4 juta/tahun atau Rp200.000 per-bulan per-keluarga. Bantuan ini akan disalurkan untukk 20 juta keluarga seluruh Indonesia.
“Karena yang kita hadapi saat ini kondisi yang secara tidak langsung bersifat memaksa, maka saya baru saja di tandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) mengenai Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan,” kata Joko Widodo di dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden.

Kenaikan nilai bantuan Kartu Sembako disampaikan Presiden Joko Widodo saat mengambil keputusan status wabah Covid-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

Wabah Covid-19 memang udah meluas. Hingga Jumat (3/4/2020) pagi, wabah ini udah tersebar di 32 provinsi di Indonesia. Korban positif termasuk terus bertambah. Kasus positif yang terinfeksi virus corona mutan sekarang sudah mencapai 1.790 orang, dan 170 meninggal, dan juga 112 sembuh.

Saat pidatonya, Selasa (31/3/2020), Presiden Joko Widodo telah mengambil keputusan mekanisme yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBS). Untuk mendukung berjalannya kebijakan tersebut, Pemerintah menyiapkan sejumlah program untuk masyarakat susunan bawah. Berikut sejumlah program yang diberikan pemerintah:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Jumlah penerima yang pada awalnya 9,2 juta kini telah naik menjadi 10 juta. Manfaatnya termasuk naik jadi 25 persen.

Para Penerima PKH ini:

– Komponen Kesehatan:

a. Ibu hamil/menyusui

Pada mulanya ibu hamil mampu Rp2,24 juta kini mendapat Rp3 juta per tahun.

b. Anak usia 0 sampai 6 tahun

Cara menggunakan kartu keluarga sejahtera

– Komponen Pendidikan

a. Anak SD/MI atau sederajat

b. SMP/MTs atau sederajat

c. SMA/MA atau sederajat

d. Anak usia 6-21 tahun yang belum merampungkan wajib belajar 12 tahun

– Komponen Kesejahteraan Sosial

a. Lanjut usia menjadi 60 tahun ke atas

b. Penyandang disabilitas (diutamakan penyandang disabilitas berat)

2. Kartu Sembako

Kartu sembako ini adalah program sehingga rakyat miskin mampu terbantu saat mencukupi keperluan bahan kehidupan keseharian.

Jumlah penerima akan dinaikkan dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta penerima faedah dan nilainya naik 30 % dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu dan akan diberikan sepanjang 9 bulan.

3. Kartu Pra Kerja

Awalnya pemerintah mengalokasikan Rp10 triliun. Kini naik menjadi Rp20 triliun.

3. Diskon Tarif Listrik

Pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya menggapai 24 juta pelanggan akan dibebaskan tidak membayar alias gratis sepanjang tiga bulan. Sedangkan bagi pelanggan 900 VA yang jumlahnya 7 juta akan diberi potongan diskon sebesar 50 persen. Diskon ini akan berlaku sepanjang tiga bulan.

4. Antisipasi Kebutuhan Pokok

Pemerintah juga mencadangkan Rp25 triliun sebagai bantuan keperluan sembako dan operasi pasar logistik.

5. Keringanan Pembayaran Kredit

Diperuntukan bagi para pekerja informal misalnya ojek online, sopir, pelaku UMKM, nelayan, taksi, dan dengan penghasilan harian dengan kredit di bawah Rp10 miliar. Aturan ini berlaku mulai April ini. Pengajuan keringanan tidak wajib mampir ke bank tapi memadai melalui email atau fasilitas komunikasi digital layaknya WhatApps (WA).

Baca juga : https://afuza.co.id/cara-setting-smart-bracelet-m4/