Cara Setting Operan Gigi Depan Sepeda

0
61
Cara Setting Operan Gigi Depan Sepeda
Advertisement

Cara setting operan gigi depan sepeda- kali ini Saya merangkum panduan dan cara setting RD & FD dari beragam praktisi dan sumber terkait. Untuk mengawalinya, marilah kita mengenal ulang apa itu RD & FD beserta fungsi-fungsinya.

cara setting operan gigi depan sepeda

Advertisement

RD & FD

Singkatan dari RD & FD adalah Rear Derailleur dan Front Derailleur. Keduanya merupakan bagian dari sistem transmisi variabel rasio yang umum dipasang terhadap sepeda. Fungsinya adalah sebagai pemandu rantai dikala dipindahkan dari gigi satu ke gigi lainnya.

Sistem derailleur bekerja memanfaatkan pemicu berbentuk shifter yang biasanya dipasang di handlebar, pas di sisi didalam handgrip. Shifter dan derailleur mengakses oleh kabel logam panjang yang akan menegang dan mengendur bila shifter diputar. Saat tuas shifter diputar, FD atau RD akan mengapit rantai, lalu menggesernya untuk berubah gigi tanpa membuatnya keluar jalur.

Khusus untuk RD, perangkat ini mempunyai kegunaan tambahan, yakni untuk memelihara panjang rantai selalu konsisten, lewat komponen lengan mekanis yang menjuntai ke bawah. Pada derailleur bersama dengan kinerja optimal, lengan ini akan mengendur dan menegang sejalan bersama dengan pindahan gigi yang dilakukan.

Pada MTB atau roadbaike, terdapat derailleur masing masing di gigi depan dan belakang. RD dan FD biasanya terpasang pada frame, terkecuali FD terletak di atas gigi terbesar depan, RD berada paling dekat bersama dengan gigi terkecil di belakang. Keduanya juga bagian dari perangkat drivetrain penggerak sepeda.

Cara setting operan gigi depan sepeda

Cara Setting RD & FD

Pengaturan RD & FD secara manual dibutuhkan untuk menunjang kelancaran oper gigi. Kadang pas sistem derailleur tidak bekerja secara maksimal, mengeluarkan bunyi, rantai rubah gigi sendiri, operan gigi tersendat atau tersangkut hingga sebabkan rantai putus, dan sebagainya.

Mungkin kamu tak mempunyai banyak pas dan lebih menentukan membawa sepeda ke bengkel agar mendapat perbaikan maksimal. Tapi bagi teman baik Avelio yang mengidamkan studi banyak berkenaan sepeda sekaligus bisa melakukan perbaikan dan mengaturnya sendiri sesuai preferensi pribadi, kamu bisa laksanakan cara setting RD & FD berikut.

Cara setting operan gigi depan sepeda

1. Setting RD

Siapkan peralatan yang dibutuhkan, pada lain bike stand, obeng sesuai baut terhadap RD, dan kunci hex atau kunci L sesuai ukuran pengunci RD. Tempatkanlah sepeda pada bike stand lalu pastikan roda belakang terangkat sedikit agar dapat berputar.

Sebelum jadi menyetel, terutama pernah putar shifter hingga rantai berada terhadap gigi belakang terkecil dan gigi depan terbesar. Pastikan RD terpasang bersama dengan sempurna memanfaatkan kunci L. Kemudian copot kabel operan gigi yang tersambung di bagian RD, bersama dengan memutar baut penguncinya searah jarum jam hingga kabel terlepas.

Pengaturan RD semula dilakukan untuk menyejajarkan posisi rantai bersama dengan pulley (gigi kecil terhadap RD). Posisi pulley sediri bisa disetel bersama dengan saat memutar baut yang berada di bagian belakangnya RD, searah jarum jam untuk tingkatkan dan juga sebaliknya. Di sini terdapat 2 baut setelan, baut atas (H) biasanya untuk mengatur batas bawah, namun baut di bawah (L) untuk mengatur batas atas pulley. Gunakan obeng untuk memutar baut L. Setelah beroleh posisi RD yang pas sejajar bersama dengan rantai, pakai ulang kabel operan gigi di tempatnya dan kunci rapat-rapat. Usahakan tidak membuat perubahan posisi RD pas menempatkan kabel.

Uji Optimalisasi

Untuk menguji optimasi pengaturan RD, kamu wajib mengoper gigi secara perlahan. Yaitu Setingkat demi setingkat sambil mengayuh pedalnya agar roda ikut berputar perlahan. Apabila rantai gagal berpindah, pindahan berlangsung kasar, atau berhasil rubah namun tidak bisa dikembalikan ke gigi semula, atur ulang ketegangan kabel oper gigi. Coba putar pengatur kabel melawan arah jarum jam hingga beroleh pindahan gigi yang lembut dan lancar. Selanjutnya, uji ulang bersama dengan mengoper gigi selama sebagian kali sambil mengayuh pedal.

Sebagai sentuhan terakhir, kalian atur posisi batas atas dari RD nya. Awalnya pindahkan rantai ke gigi terbesar/paling ringan. Lalu setel posisi batas RD memanfaatkan baut H yang letaknya layaknya telah disebutkan di atas. perlu diingat! Jika Putaran searah jarum jam untuk kurangi ketinggian, dan jika putaran ke arah sebaliknya akan meningkatkannya. Penyetelan batas atas RD ini ditujukan agar rantai tidak hingga keluar dari gigi paling besar/paling ringan.

2. Setting FD

Cara setting FD lebih susah daripada RD, jadi kali ini wajib lebih telaten. Terdapat 3 bagian terhadap FD yang akan memerlukan pengaturan, yakni posisi ketinggian, dan jarak pada lempeng (cage) luar dan dalamnya.

Awali pengaturan bersama dengan mengoper rantai ke gigi (chainring) depan terbesar. Ketinggian pada FD dapat diubah bersama dengan cara mengendurkan baut pengunci yang melekat pada frame sepeda. Ketinggian yang dianjurkan adalah sekitar 2 mm dari gigi (chainring) depan terbesar. Bentuk cage FD biasanya melengkung sejajar bersama dengan lengkungan gigi, pertahankan saja posisi ini. Usahakan jarak pada gigi terbesar bersama dengan lempeng luar FD tidak lebih dari 2 mm. apabila sudah selesai, kemudian kencangkan baut pada pengatur ketinggian dan pastikan posisi FD nya tidak berubah.

Kemudian, oper rantai ke gigi yang belakang paling ringan (gigi terbesar). Putar pedal untuk melihat apakah rantai depan berlangsung mulus atau bergesekan bersama dengan lempeng FD bagian dalam. Jika bergesekan, temukan baut bertanda huruf L di lempeng didalam dan putar bersama dengan obeng. Putaran searah jarum jam akan menghindari lempeng dari rantai. Jarak pada lempeng didalam bersama dengan rantai sebaiknya maksimal 1 mm saja. Jadi kamu wajib memutar baut L ke arah sebaliknya bila jarak lempeng didalam dan rantai sangat jauh.

Cara setting operan gigi depan sepeda

Pengecekan Kabel Shifter

Setelah itu kayuh pedal bersama dengan tangan sembari mengoper ke gigi depan ke-2 (tengah). Apabila rantai tidak beranjak, bermakna kabel shifter (operan gigi) wajib lebih dikencangkan. Untuk mengatur ketegangannya, silahkan putar setelan kabel di bagian shifter ke arah kanan (searah jarum jam). Usai mendapatkan ketegangan yang pas, rantai akan bisa berubah ke gigi 2. Perhatikan pula posisi lempeng FD bagian dalam. Jika ulang berlangsung gesekan pas memindah gigi, bermakna jaraknya sangat dekat bersama dengan chainring 2. Untuk itu kamu wajib mengatur ulang ketegangan kabel operan gigi depan dan mendapatkan jarak yang tepat.

Lanjutkan setting FD bersama dengan memindahkan gigi, kali ini ke gigi belakang yang paling berat/gigi terkecil dan gigi depan terbesar. Jika rantai gagal berpindah, cari baut pengontrol bertanda huruf H terhadap FD dan putar ke arah kiri (melawan jarum jam) untuk menggesernya ke kanan, dan ke sebaliknya untuk menggeser ke kiri. Cobalah laksanakan oper gigi dan kembalikan ke gigi semula. Jika rantai lepas pas dipindah ke gigi terbesar, bermakna jarak FD sangat jauh. Untuk itu baut H wajib diputar searah jarum jam agar FD bergerak ke sisi dalam.

Baca juga : https://afuza.co.id/cara-menggunakan-kartu-keluarga-sejahtera/