web hit counter
Cerita Aladdin Dan Lampu Ajaib-Cerita Rakyat

Cerita Aladdin Dan Lampu Ajaib-Cerita Rakyat

cerita aladdin dan lampu ajaib

Cerita Aladdin Dan Lampu Ajaib-Anak-anak selalu menunggu cerita pengantar tidur. Jika anda orang tua yang memiliki anak luangkan waktu anda untuk membaca satu atau dua cerita sebelum anak anda tidur.

Membacakan dongeng untuk anak anda adalah cara yang bagus untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan dia, ditambah juga akan meningkatkan imajinasi dan keterampilan pendengaran anak anda.

Sekarang anda mungkin banyak membacakan cerita untuk anak-anak anda, sudahkah anda membacakan cerita Dongeng Aladdin dan Lampu Ajaib? Jika belum, maka baca untuknya hari ini.

Cerita Dongeng Aladdin dan Lampu Ajaib adalah salah satu cerita paling populer, dan si kecil harus harus mendengarnya.

Kita semua ingat kisah Aladin, Jin dan Lampu Wasiat yang Indah! kisah Aladin penuh dengan petualangan, keberanian, cinta, dan kebahagiaan. Berikut adalah dongeng terkenal yang dapat anda bacakan kepada anak-anak anda!

CERITA ALADDIN DAN LAMPU AJAIB

Pada zaman dahulu, di Kota Persia, tinggallah seorang ibu bersama anaknya yang bernama Aladdin. Mereka hidup dalam kemiskinan di pondok tua.

Suatu hari seorang pria mendekati Aladdin yang sedang bermain, pria tersebut mengaku sebagai paman Aladdin. Dia mengundang Aladdin ke kota untuk membantunya. Ibu Aladdin mengizinkannya untuk pergi ke kota dengan harapan Aladdin akan mendapatkan uang banyak.

Jalan yang ditempuh Aladdin sangatlah jauh. Aladdin mengeluh kelelahan kepada pamannya. Tetapi Aladdin malah dibentak dan disuruh untuk mencari kayu bakar, jika tidak maka Aladdin akan dibunuhnya.

Aladdin akhirnya mengetahui bahwa orang itu bukan pamannya tapi penyihir. Kemudian penyihir menyalakan api dengan kayu bakar dan mulai bernyanyi.

“Kraak …,” tiba-tiba lantai di depan mereka terbelah, terlihat lorong seperti gua dan tangga untuk menuju ke dasarnya.

“Ayo turun! Ambilkan lampu tua di dasar gua untukku! ” perintah penyihir kepada Aladdin.

“Tidak, aku takut untuk pergi ke sana,” kata Aladdin.

Penyihir kemudian mengambil cincin dan memberikannya kepada Aladdin. “Ini adalah cincin ajaib, cincin ini akan melindungimu,” kata penyihir itu.

Akhirnya, Aladdin menuruni anak tangga tersebut dengan rasa takut. Setelah mencapai bagian bawah, ia menemukan pohon berbuah batu mulia.

Buah permata dan lampu yang ada dibawahnya. Saat ia hendak menaiki anak tangga ke atas, sebagian pintu lubang sedah tertutup

“Cepat berikan lampu itu kepadaku! “seru penyihir.

“Tidak. Lampu ini akan aku berikan setelah aku keluar dari gua”, kata Aladdin.

Setelah perdebatan, penyihir menjadi marah dan akhirnya, “Brakk …”, pintu lubang tersebut ditutup oleh penyihir.

Dia meninggalkan Aladdin yang berada di lubang bawah tanah. Aladin menjadi sedih dan duduk termenung.

“Aku lapar, aku ingin melihat ibu. Tuhan tolong saya! “Kata Aladin.

Aladdin merapatkan kedua tangannya dan tanpa sadar jarinya mengusap pinggiran lampu. Tiba-tiba di sekitarnya menjadi merah dan asap mulai naik. Pada saat yang sama muncul jin raksasa dari dalam lampu. Aladdin sangat takut

Cerita aladdin dan Lampu ajaib

“Maaf aku telah mengagetkan tuan, sebutkan saja permintaan tuan maka aku akan mengabulkannya semua perintah tuan sebagai imbalan karena tuan telah menyelamatkanku dari kurunngan ini” kata jin raksasa.

“Oh, kalau begitu bawalah aku pulang ke rumah,” kata Aladdin.

“Baik tuan, naiklah ke permadani! kita akan keluar dari sini, Jika tuan membutuhkanku lagi, panggil saja aku dengan menggosok lampu ini”, kata jin raksasa.

Sesampainya Aladdin dirumah tiba-tiba ada rombongan putri melewati rumah Aladdin, seorang putri cantik bernama Jasmine, Aladdin terpesona dan mencintainya, Aladdin pun menceritakannya kepada ibunya. Mendengar cerita Aladdin ibunya bergegas untuk menemui raja, ayah dari Putri Jasmine, bermodalkan berlian hasil penemuan Aladdin di gua tersebut, ibunya melamar putri Jasmine.

Raja pun menyetujuinya dan berkata, “Baik besok aku dan putriku akan mengunjungi kerajaanmu.”

“Baik raja aku akan menyambut raja dan putri Jasmine dengan senang hati” kata ibu Aladdin.

Maka ibu bergegas pulang ke rumah dan menceritakan apa yang terjadi di kerajaan kepada Aladdin. Kemudian Aladdin membuat permintaan kepada jin untuk membangun sebuah kerajaan yang megah. Keesokan harinya tibalah raja dan putri Jasmine, untuk mengadakan pernikahan.

cerita aladdin dan lampu ajaib

Ketika Aladdin sedang berbahagia penyihir itu datang ke perkotaan dan ia mendengar orang-orang yang sibuk membicarakan kedatangan raja dan putri untuk menikah dengan Aladdin dan pikiran dari terbesitlah pikiran buruk untuk balas dendam kepada Aladdin dan menculik putri Jasmine, mengetahui putri jasmine diculik dan lampu ajaib di ambil oleh penyihir tersebut, Aladdin pun bergegas menolong putri Jasmine dan berusaha mengambil kembali lampu ajaibnya.

Dalam perjalanan yang cukup jauh Aladdin mencari tempat tinggal sang penyihir akhirnya Aladdin menemukan di malam hari, dengan mengendap-endap Aladdin masuk ke rumah penyihir, untungnya penyihir tertidur karena kekenyangan makan. Aladdin pun berhasil mengambil lampu ajaibnya dan menyelamatkan putri Jasmine dari tangsan sang penyihirjahat. Akhirnya mereka dapat melanjutkan acara pernikahan putri Jasmine dan Aladdin dengan sangat meriah dan mereka hidup bahagia di sebuah istana yang sangat megah bersama ibu Aladdin dan jin tersebut.

Pesan moral yang dapat diambil dari cerita Aladdin dan Lampu Ajaib adalah jadilah anak yang baik, pemberani dan berbakti kepada orang tua yang telah merawat kita karena semua itu akan membawa keberhasilan dan kebahagiaan.

Baca juga artikel menarik lainnya di afuza.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.