Fungsi Dry Pada AC

0
86
fungsi dry pada ac
Advertisement

Fungsi Dry Pada ACAir Conditioner (AC) atau pendingin ruangan umumnya mempunyai beragam mode yang bisa Anda setel sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, beberapa mode tersebut bisa disesuaikan dengan cuaca atau suhu udara di luar.

Namun, umumnya orang hanya tahu fungsi AC sebatas mendinginkan ruangan saja, dan tidak jarang terdapat mode yang jarang digunakan atau bahkan kerap dilupakan. Salah satunya yaitu mode dry pada AC.

Advertisement

Fungsi Dry Pada AC yang Perlu Anda Ketahui!

Mode dry pada AC ini memiliki fungsi untuk mengurangi kelembapan udara atau sebagai dehumidifier. Fungsi mode ini cocok digunakan ketika cuaca tengah hujan, di mana tingkat kelembapan udara di dalam ruangan sangat tinggi.

Mode dry akan memelihara kondisi ruangan selalu sejuk dan kering dengan cara membuat udara menjadi kering. Apakah Anda tahu bahwa mode dry pada AC berdampak baik terhadap lingkungan? Pada mode dry, durasi pengoperasian kompresor lebih singkat dan kecepatan kipas lebih rendah.

Sehingga, jika dibandingkan dehumidifier bertenaga penuh, mode ini mampu menghemat listrik secara signifikan. Penggunakan AC dalam mode dry mampu menghemat kekuatan hingga 30-50 persen.

Baca Juga: Cara Matikan Timer AC

fungsi dry pada ac

Sumber: https://www.sehatq.com

Mode AC Lainnya yang Perlu Anda Ketahui Juga!

Tidak hanya mode dry, terdapat beragam mode AC lainnya yang perlu Anda ketahui juga. Berikut berbagai mode AC serta fungsinya dalam mengatur suhu ruangan:

1. Mode Dingin

Biasanya mode ini yang kita manfaatkan untuk membuat udara di ruangan menjadi dingin. Kompresor dalam AC menyala pada mode ini dan mendorong udara dingin ke ruangan.

Kompresor akan mati dan cuma kipas AC yang bekerja ketika sensor suhu dalam AC mendeteksi temperatur yang Anda inginkan. Mode dingin ini adalah mode yang banyak memakan kekuatan listrik. Semakin lama saat kompresor bekerja, semakin rendah suhu yang Anda inginkan.

2. Mode Kipas

Kipas di dalam AC akan mengedarkan udara di dalam ruangan ketika mode kipas dinyalakan. Proses ini bekerja layaknya kipas biasa tanpa sistem pendinginan.

Mode ini memiliki keuntungan yaitu hemat kekuatan karena kompresor dalam AC tidak digunakan. Walaupun begitu, udara di ruangan tidak akan menjadi dingin karena mode kipas cuma meniupkan angin.

Baca Juga: Apa Itu Freon AC

fungsi dry pada acSumber: https://hargaalat.id

3. Mode Otomatis (Auto)

Mode otomatis ini hampir sama dengan mode dingin, bedanya yaitu dalam mode ini AC secara otomatis mengatur kompresor dan kecepatan kipas dengan suhu ruangan. Kompresor akan mati dan kecepatan kipas akan disesuaikan secara otomatis oleh AC jika suhu ruangan yang diinginkan telah tercapai.

Sebaliknya, jika suhu ruangan berubah dari yang diinginkan, maka kompresor akan kembali dinyalakan dan kipas akan disesuaikan hingga suhu ruangan yang diinginkan bisa tercapai.

4. Mode Eco

Mode eco adalah mode AC yang paling hemat listrik. Cara kerja mode ini yaitu mengatur kompresor dan kipas agar memakai kekuatan sekecil mungkin untuk mencapai suhu ruangan yang diinginkan.

Kompresor akan dimatikan dan kecepatan kipas tetap dipertahankan seperti semula, jika AC telah meraih suhu ruangan yang diinginkan. Tujuan proses ini yaitu untuk mencapai dan mempertahankan suhu ruangan yang diinginkan, namun tanpa memakai kekuatan listrik ekstra.

5. Mode Turbo

Mode turbo ini merupakan kebalikan dari mode eco. Cara kerja mode ini yaitu mengerahkan semua kemampuan AC untuk mencapai suhu ruangan yang diinginkan secepat mungkin. Mode ini menggunakan daya listrik maksimum, dengan kompresor dan kipas bekerja secara maksimal.

Karena banyaknya listrik yang digunakan dalam mode ini, sebaiknya Anda manfaatkan mode turbo sebentar saja. Saat suhu udara sangat panas, maka mode turbo ini cocok digunakan dan Anda bisa mengganti mode ini kala suhu ruangan sudah ideal.

Baca Juga: Cara Mematikan Timer AC Daikin