Home Review Dekorasi Interior & Eksterior Model Batu Alam Dinding Luar Rumah, Mari Simak Ulasannya!

Model Batu Alam Dinding Luar Rumah, Mari Simak Ulasannya!

Model Batu Alam Dinding Luar Rumah

Model Batu Alam Dinding Luar Rumah – Ingin menambahkan kesan elegan pada rumah? Gunakan batu alam dinding saja! Dinding bangunan memang selalu bisa dikreasikan untuk memberikan hasil akhir yang sempurna. Dari menambahkan wallpaper, keramik, hingga batu alam pada dinding. Dengan menambahkan batu alam akan memberikan sentuhan suasana alami yang tidak monoton pada bangunan.

Bahwa ternyata pamor batu alam dinding saat ini memang sedang naik daun karena dekoratif dan memberikan sentuhan yang estetik. Dinding batu alam memang cocok menjadi pelengkap untuk finishing berbagai jenis bangunan, mulai dari tradisional, minimalis, rustic, hingga mediterania.

Tetapi, ada satu hal penting yang harus diingat. Pada pemasangan batu alam dinding harus dilakukan oleh ahlinya agar tidak terjadi salah pasang dan menghasilkan pola serta hasil akhir yang sesuai dengan keinginan kita.

8 Model Batu Alam Dinding Luar Rumah

Model batu alam dinding luar rumah, nahh buat kamu yang ingin menambahkan batu alam dinding pada bangunan, tapi masih bingung jenis batu alam dinding manakah yang harus digunakan. Mari simak ulasannya berikut ini!

1. Batu Alam Dinding Marmer

Batu Alam Marmer

Marmer menjadi salah satu jenis batu alam dinding yang sangat sering digunakan untuk finishing pada bangunan. Dengan menambahkan batu alam marmer pada dinding dapat memberikan kesan alami, mewah, dan elegan.

Batu alam dinding dengan jenis marmer hadir dalam perpaduan pola warna dan corak yang memberi kesan estetik. Tak hanya itu, batu alam marmer juga memiliki berbagai warna, seperti cokelat, hitam, merah, dan putih. Jenis batu marmer biasanya dijual dengan harga yang mahal, namun marmer memiliki keunggulan yakni mudah dibentuk sesuai dengan keinginan kita.

Namun, yang perlu diperhatikan yaitu batu marmer cukup sensitif terhadap perubahan cuaca jadi hindarilah penggunaan marmer di bagian rumah yang sering terkena panas dan hujan.

2. Batu Alam Dinding Andesit

Model Batu Alam Dinding Luar Rumah dinding Andesit

Dinding Andesit menjadi salah satu batu alam dinding yang paling populer untuk digunakan pada bagunan. Tidak sekedar memberikan kesan estetik dan alami, namun juga tahan lama. Jenis batu alam ini terbentuk dari material vulkanik atau lava yang membeku sehingga memiliki tekstur yang keras dan padat.

Batu andesit ini biasanya hadir dalam warna hitam atau abu-abu, sehingga sangat cocok untuk kamu yang ingin memberikan finishing touch yang sempurna pada bangunan modern minimalis. Walau hanya terdapat dua warna saja, tetapi batu alam andesit hadir dalam model yang cukup beragam, misalnya saja model alur, abstrak, dan alur.

Karena termasuk batu yang keras, batu alam andesit menjadi sangat mudah untuk dibersihkan. Keunggulan lain batu alam dinding ini yaitu tahan cuaca, jamur, dan lumut. Jadi, sangat cocok jika dipasang di luar ruangan yang memang sering terkena sinar matahari dan hujan.

3. Batu Alam Dinding Granit

Batu Alam

Dinding Granit juga termasuk salah satu batu alam dinding yang populer digunakan. Jenis dinding granit sangat cocok digunakan untuk pelapis dinding atau wall veneer, lantai, hingga dinding pada kamar mandi.

Batu ini mempunyai pori-pori yang kecil sehingga tidak mudah kotor dan mudah dibersihkan. Bahkan batu alam granit juga kuat dan tahan terhadap berbagai kondisi alam seperti hujan dan panas.

Apabila kamu ingin memberikan kesan alami dan juga segar pada dinding rumah, maka batu alam granit ini menjadi pilihan yang sangat tepat.

4. Batu Alam Dinding Templek

Model Batu Alam Dinding Luar Rumah Templek

Dinding Templek adalah salah satu batu alam dinding yang juga keras dan padat adalah batu alam templek. Batu alam dinding ini umumnya berasal dari daerah Garut, Purwakarta, dan Salagedang. Masing-masing daerah mempunyai motif dan pola yang berbeda-beda.

Hadir dalam bentuk yang padat dan keras, batu alam templek sangat tahan cuaca, lumut, dan bahkan jamur. Tidak hanya itu saja, untuk perawatan batu alam dinding ini pun tergolong mudah. Jenis batu alam templek hadir dalam motif acak dan persegi. Untuk batu dengan motif persegi harganya jauh lebih mahal dari yang acak karena mempermudah proses pemasangan batu alam dinding.

Tetapi, batu alam templek motif acak juga tidak kalah menarik karena dapat menghasilkan akhir alami yang sangat memukau dan lebih natural.

5. Batu Alam Dinding Paras Jogja

Batu Paras Jogja

Dinding Paras Jogja untuk batu alam dinding satu ini tidaklah berwarna abu-abu atau hitam. Paras Jogja memiliki material dari kapur lunak sehingga mempunyai warna krem dan putih. Batu alam dinding ini termasuk tipe limestone yang biasanya diproduksi di daerah Jogjakarta atau Jawa Tengah.

Batu alam ini terbuat dari kapur jenis batu ini kurang cocok jika digunakan sebagai finishing dinding bagian luar bangunan karena mudah kotor dan rentan ditumbuhi lumut dan serangga. Tetapi, apabila kamu menggunakan batu alam Paras Jogja untuk interior ruangan, pasti kamu akan suka dengan hasil akhir yang alami dan juga elegan.

6. Batu Alam Dinding Candi

Dinding

Dinding Batu Candi dengan menggunakan batu alam candi pada dinding justru akan membuat bangunan jadi terlihat alami dan memberikan nuansa sejuk. Jenis batu alam candi yang paling favorit digunakan untuk dijadikan batu alam dinding adalah jenis batu candi Borobudur Lava. Batu dengan warna hitam gelap ini banyak ditemukan sebagai material pembuatan stupa dan candi. Disamping harganya yang terjangkau, pemasangan batu alam candi juga tergolong mudah. Tidak hanya sampai disitu, batu alam dinding ini sangat mudah dibersihkan. Hanya memperlukan sikat dan air saja.

Tetapi, ada satu hal yang harus diperhatikan. Batu alam Candi mempunyai sifat yang mudah menyerap air sehingga kurang cocok untuk dinding di luar ruangan. Saat akan menggunakannya sebagai finishing dinding luar ruangan, maka diperlukan lapisan khusus penangkal lumut dan jamur.

7. Batu Alam Dinding Palimanan

Batu Dinding

Dinding Batu Palimanan, material batu alam dinding yang cukup populer digunakan. Jenis batu alam Palimanan yang berasal dari Cirebon ini sangat cocok digunakan di luar ruangan atau dalam ruangan.

Batu Palimanan mempunyai pori-pori yang besar dan warna yang cukup terang, sehingga sangat dianjurkan untuk menggunakan pelapis khusus untuk melindungi dari lumut dan perubahan warna.

Memakai jenis batu palimanan sebagai batu alam dinding akan memberikan sentuhan alami yang cerah. Bukankah menarik ?

8. Dinding Batu Alam Menggunakan Sabak

Sabak

Jenis batu alam dari sabak atau sering adisebut sebagai dinding batu alam kali. Dinding batu alam yang menggunakan batu sabak ini mempunyai banyak keunggulan. Antar lain adalah batu ini sangat kuat jika digunakan sebagai pondasi bangunan.

Jenis batu sabak ini juga dapat dibelah menjadi lempengan tipis sehingga lebih mudah ditempelkan sebagai pelapis dinding. Biasanya dinding batu alam sabak ini dipakai pada area luar ruangan seperti dinding pagar, pinggiran kolam ikan minimalis, pilar, bahkan penghias taman kering.

Demikian artikel rangkuman afuza.co.id tentang 8 model batu alam dinding luar rumah yang bisa kamu pilih untuk memberikan hasil akhir alami, natural, namun juga elegan pada bangunan.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

franciscamcclung on Avoid This Rookie Marketing Habit