Study Kelayakan Bisnis

0
6
study kelayakan bisnis
Advertisement

Study Kelayakan Bisnis – Ketika memiliki keinginan untuk mendirikan sebuah bisnis, ide cemerlang belum cukup untuk menjadikan bisnis sukses. Terdapat berbagai faktor yang harus dipertimbangkan. Oleh sebab itu, studi kelayakan bisnis harus dilakukan.

Walaupun penting dilakukan, namun banyak pengusaha yang kerap mengabaikan studi kelayakan ini. Alhasil, sebagian usaha yang dijalankan terkadang menemui jalan buntu atau bahkan gulung tikar.

Advertisement

Namun, apa arti dari study kelayakan bisnis ini? Dan bagaimana peranannya dalam mengantarkan sebuah bisnis pada kesuksesan? Untuk lebih lengkapnya, yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah afuza.co.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Pengertian 

Bagi beberapa orang awam atau pebisnis, study kelayakan bisnis mungkin kurang familiar. Padahal, studi ini perannya penting dalam menentukan kesuksesan sebuah usaha. Oleh karena itu, sebaiknya pebisnis pemula memahami terlebih dahulu seluk-beluk kegiatan ini.

Studi kelayakan bisnis merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menentukan apakah sebuah bisnis layak dijalankan atau tidak. Kegiatan ini meliputi peluang, menentukan tujuan, identifikasi masalah, menilai beragam manfaat yang dihasilkan, dan menggambarkan bagaimana situasi bisnis.

Dalam hubungannya dengan bisnis, studi ini dapat dipakai untuk membantu pengusaha mengambil suatu keputusan yang tepat. Bagi seorang pemula, studi ini sangat penting dilakukan karena bisa mencegah pebisnis dari kerugian.

Pada saat akan melakukan studi ini, terdapat lima bidang yang akan diteliti dan dianalisis. Kelima bidang tersebut, yaitu:

    1. Deskripsi pasar,
    2. Deskripsi bisnis,
    3. Teknologi yang diperlukan,
    4. Detail mengenai finansial serta struktur organisasi bisnis tersebut,
    5. Kesimpulan bagaimana bisnis yang dirintis dapat maju.

study kelayakan bisnis

Sumber: https://www.aplawoffice.id

Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis

Ketika melakukan studi kelayakan, terdapat banyak aspek yang perlu diteliti. Pada dasarnya, aspek-aspek tersebut sifatnya fleksibel, sehingga dapat ditambah maupun dikurangi sesuai dengan keperluan perusahaan.

Walaupun demikian, terdapat beberapa aspek dasar yang tentu akan diteliti pada saat analisis studi kelayakan dilakukan, antara lain:

1. Aspek Hukum Atau Legalitas

Salah satu aspek yang pastinya diteliti pada saat studi kelayakan dijalankan yaitu aspek hukum atau legalitas. Hal ini menyangkut pada seluruh hal yang berkaitan dengan legalitas atau ketentuan hukum dalam membangun perusahaan.

Dalam aspek hukum, poin-poin yang dianalisis yaitu surat tanda daftar perusahaan, NPWP, izin lokasi, akta pendirian perusahaan dari notaris, surat izin usaha perdagangan (SIUP), dan lain-lain.

2. Aspek Ekonomi dan Budaya

Pada aspek ekonomi dan budaya, studi kelayakan menganalisis pengaruh yang disebabkan oleh perusahaan pada keadaan sekitar. Dari sisi budaya, studi kelayakan akan menganalisis bagaimana perusahaan memberi pengaruh pada adat istiadat di daerah sekitar.

Sementara dari sisi ekonomi, analisis yang dijalankan yaitu bagaimana perusahaan berpengaruh pada tingkat pendapatan per kapita di wilayah tempat perusahaan dibangun.

Baca Juga: Struktur Organisasi Startup

3. Aspek Pasar dan Pemasaran

Pasar dan pemasaran adalah aspek dasar yang dianalisis dalam studi kelayakan. Analisis yang dijalankan pada aspek ini akan menjawab pertanyaan apakah produk yang dihasilkan oleh perusahaan mempunyai peluang pasar.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan yaitu jumlah konsumen, daya beli masyarakat, potensi pasar, situasi persaingan di industri tersebut, segmentasi, dan lain-lain.

4. Aspek Manajemen

Studi kelayakan juga ikut menyertakan aspek manajemen sebagai aspek dasar yang perlu dianalisis. Aspek ini berhubungan erat dengan operasional perusahaan, entah itu pembangunan ataupun pengembangan. Dari seluruh aspek yang dianalisis, aspek manajemen mempunyai cangkupan yang sangat luas.

Hal ini disebabkan seluruh hal yang berkaitan dengan operasional perusahaan ikut ke dalam kategori aspek manajemen, mulai dari manajemen sumber daya sampai finansial perusahan.

5. Aspek Keuangan

Bagi beberapa bisnis, modal merupakan hal utama yang perlu dimiliki sebelum mendirikan sebuah bisnis. Oleh karena itu, aspek keuangan menjadi hal yang menjadi penentu bisnis Anda berjalan lancar atau tidak kedepannya.

Proses penganggaran merupakan hal yang perlu dilakukan apabila Anda ingin melakukan perencanaan bisnis yang matang.

Untuk memudahkan proses perencanaan dan penganggaran keuangan usaha secara menyeluruh, Anda dapat mencoba memanfaatkan software akuntansi yang mempunyai fitur yang cocok dengan proses bisnis yang direncanakan.

Salah satu software akuntansi yang dapat menjadi solusi kemudahan pengaturan anggaran dan perencanaan keuangan perusahaan adalah Accurate Online.

study kelayakan bisnis

Sumber: https://www.jurnal.id

Tujuan Melakukan Studi Kelayakan Bisnis

Seperti yang telah Anda ketahui, studi kelayakan bisnis mempunyai peranan yang vital dalam menentukan kesuksesan sebuah bisnis. Namun, apa tujuan sebenarnya dari kegiatan ini?

Pada dasarnya, studi kelayakan yang dilakukan seorang pebisnis tujuannya yaitu untuk mengukur apakah suatu bisnis berpeluang mempunyai kelanjutan atau akan berhenti pada titik waktu tertentu.

Dalam merintis suatu bisnis, setiap pebisnis tentu ingin usahanya berhasil dan sukses. Namun, tanpa menjalankan studi ini, seorang pengusaha sama halnya menerobos medan yang tidak diketahui tanpa petunjuk apa pun.

Hal ini pastinya sangat merugikan bagi pebisnis, karena dapat menyebabkan bisnis yang dibangun gagal. Sebaliknya, dengan menjalankan studi ini pebisnis dapat mengetahui terlebih dahulu apakah bisnis yang dibangun kedepannya bisa berlanjut atau tidak, sehingga membantu pebisnis mengambil keputusan.

Baca Juga: Strategi Digital Marketing

Manfaat Study Kelayakan Bisnis

Pada saat merintis suatu usaha, pebisnis yang menjalankan studi kelayakan, keberlangsungan bisnisnya akan berbeda dengan pebisnis yang tidak menjalankan studi kelayakan.

Hal ini dikarenakan terdapat banyak manfaat yang akan diperoleh dengan menjalankan studi kelayakan bisnis. Beberapa manfaat tersebut, yaitu:

1. Memperkecil Resiko Kerugian

Pada saat menjalankan suatu bisnis, terdapat banyak hal yang tidak dapat diprediksi. Oleh sebab itu, pebisnis harus mempersiapkan segala hal guna mengantisipasi segala hal yang terjadi di masa depan.

Dengan menjalankan analisis studi kelayakan, pebisnis bisa memperkecil risiko yang bisa terjadi pada perusahaan, entah itu risiko yang dapat dikendalikan ataupun risiko yang tidak bisa dikendalikan. Alhasil, jik perusahaan merugi, kerugian yang dialami tidaklah besar.

2. Mempermudah Perencanaan Bisnis

Ketika menjalankan analisis kelayakan usaha, pebisnis akan memperoleh semua informasi yang berkaitan dengan bisnis yang akan dibangun termasuk kelebihan dan kekurangan bisnis.

Dari hasil analisis tersebut, pebisnis bisa lebih mudah menjalankan perencanaan ke depannya. Selain itu, analisis kelayakan yang dilakukan dapat membuat pebisnis merencanakan kegiatan yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.

3. Melancarkan Pelaksanaan Bisnis

Dengan adanya analisis kelayakan bisnis, program-program yang sebelumnya direncanakan bisa dieksekusi dengan lebih akurat dan mudah.

Dari hasil analisis, nantinya pebisnis bisa mengevaluasi dan menilai mana saja program dan kebijakan yang memberikan keuntungan dan kerugian bagi perusahaan.

Alhasil, pelaksanaan bisnis menjadi lebih mudah untuk direalisasikan dan seluruh program juga akan memperoleh keuntungan.

4. Mempermudah Melakukan Pengawasan

Terdapat banyak aspek yang dianalisis pada saat studi kelayakan dilakukan. Laporan-laporan hasil analisis dari beragam aspek tersebut bisa dipakai oleh pebisnis untuk melakukan pengawasan.

Tidak hanya pengawasan dari internal, sebuah perusahaan juga memperoleh pengawasan dari eksternal. Dengan adanya hasil analisis studi kelayakan, pihak berwenang akan lebih mudah menjalankan pengawasan dengan berpedoman pada laporan analisis tersebut.

5. Mempermudah Pengendalian

Dalam melakukan sebuah bisnis, tidak bisa dipungkiri bila pebisnis tidak jarang menemui masalah dan penyimpangan. Supaya masalah tersebut tidak menjadi semakin besar, pebisnis harus bisa mengendalikan masalah tersebut dengan tepat dan cepat.

Hal tersebut bisa terwujud jika sebelumnya pebisnis menjalankan studi kelayakan. Informasi dan laporan hasil dari analisis tersebut dapat dipakai sebagai dasar menentukan aspek mana yang menjadi masalah.

Selanjutnya, pebisnis pun dapat mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut secara tepat.

Baca Juga: Apa Itu Digital Marketing?

Kesimpulan

Studi kelayakan bisnis adalah salah satu hal yang penting dijalankan pada saat membangun perusahaan. Dengan menjalankan studi kelayakan ini, pebisnis bisa terhindar dari banyak kemungkinan buruk yang menyerang perusahaan.

Selain itu, studi kelayakan juga dapat meningkatkan peluang perusahaan untuk mempertahankan kesuksesan dan eksistensi nya. Jadi, pebisnis ada baiknya tidak lagi ragu untuk menjalankan studi kelayakan bisnis supaya perencanaan usaha Anda lebih matang.